Logo baru IGOS

Filosofi: Logo IGOS digambarkan sebagai tunas daun yang terus bertumbuh dan berkembang sehingga merepresentasikan semangat untuk terus berkembang dan mensosialisasikan... 

Logo baru IGOS

BlankOn di Pameran Komputer Semarang

BlankOn telah berhasil ‘meracuni’ salah satu vendor Laptop Forsa, yaitu dengan tampilnya BlankOn di semua Laptop yang dipajang distand... 

BlankOn di Pameran Komputer Semarang

BlankOn 3 Lontara Rilis Resmi

Akhirnya setelah para pendekar BlankOn berhasil menjahit jahitan tanggal 20080427 akhirnya jahitan itulah yang disyahkan oleh para Pendekar tersebut.... 

BlankOn 3 Lontara Rilis Resmi

Foto di HatYai Thailand

Logo baru IGOS

Filosofi:
Logo IGOS digambarkan sebagai tunas daun yang terus bertumbuh dan berkembang sehingga merepresentasikan semangat untuk terus berkembang dan mensosialisasikan penggunaan Free/Open Source Software. Pewarnaan didominasi oleh warna hijau dan oranye. Seperti kita ketahui bahwa hijau seringkali diasosiasikan dengan alam dan secara alamiah mata manusia akan merasa nyama ketika melihat paduan warna hijau karena warna hijau merupakan spektrum warna dengan rentang terpanjang. Hijau menggambarkan pertumbuhan, kesegaran, dan harapan.

Warna oranye / jingga menggambarkan semangat kebersamaan dan gotong royong dan kreativitas tanpa batas. Seperti kita ketahui bahwa oranye adalah warna yang menggambarkan keaktifan dan penuh semangat, oranye biasanya dipakai untuk menggambarkan keceriaan, merepresentasikan cahaya matahari, antusias, ambisi, keseimbangan, kehangatan, kedermawanan, jiwa yang meluap-luap, dan kreativitas. Dengan kata lain diharapkan nantinya logo ini akan menumbuhkan kreatifitas tanpa batas, mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Free/Open Source Software (FOSS), menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong melalui Free/Open Source Software (FOSS), dan berbagi pengetahuan melalui Free/Open Source Software (FOSS).

Diharapkan melalui logo ini generasi muda sadar bahwa Free/Open Source Software adalah salah satu solusi untuk menggunakan software legal dengan cara yang hemat sehingga slogan Free/Open Source Software (FOSS) Menuju Kemandirian Bangsa adalah hal yang mungkin.

IGOS berwarna abu-abu tua untuk menambah kesan elegan serta memiliki kekuatan dan penegasan. Sedangkan Indonesia, Go Open Source! berwarna abu-abu muda yang menandakan sebuah slogan atau tagline dari kata IGOS. Pemilihan warna dan penempatan rata kiri disesuaikan sehingga keseluruhan logo terlihat padu dan dapat dipakai pada header website maupun untuk kebutuhan tercetak.

Green is associated with nature. It is
a very soothing color that symbolizes
growth, freshness, and hope.”
(The Principles of Beautiful Web Design by Jason Beaird)

Created by: Andi Sasmita

http://summit.foss-id.web.id/2008/06/05/filosofi-logo-igos/

Menuju Hat-Yai Thailand

Beberapa hari yang lalu disibukkan dengan pengurusan dokumen dokumen untuk kelengkapan Paspor, dan akhirnya 27 Mei 2008 malam meluncur ke Jakarta pakai KA, kemudian istirahat sebentar di rumah rekan (bos project ini) dan meluncur ke Bandara Sokarno Hatta pukul 15.00.  Sampai di bandara masih nunggu Cek In Air Asia ke Bangkok sampai sekitar pukul 18.00 baru buka.  Setelah cek-in menuju ke pembayaran viskal dan akhirnya  baru bisa masuk ke penungguan pesawat, disitu tiba tiba flexicombo-ku berbunyi… dan terdengar rengekan syaif yang kangen serta istri yang mendoakan agar saya selamat diperjalanan….

Tepat pukul 20.15 kami sudah dipersilahkan memasuki pesawat AirAsia, karena tujuannya ke Bangkok maka bahasa yang digunakan adalah bahasa Thailand…(hehehe kagak mudeng… untung ada bahasa Inggris-nya).  Tepat pukul 20.35 pesawat sudah mulai tinggallandas dengan sebelumnya diawali demo pramugari tentang keselamatan dan keadaan darurat serta mengingatkan untuk mematikan ponsel sementara waktu.

Pukul 23.30 AirAsia FD3672 mendarat dengan mulus di Bandara Bangkok Thailand disambut dengan gerimis air hujan.  Malam itu kami menunggu di bandara sampai pagi, karena penerbangan ke Hat Yai baru ada pukul 07.15.  Dan dipilihlah Hal lantai 2 sebagai tempat bermalam.  Menjelang waktu subuh, aku coba cari MuslimPrayer dan subhanalloh saya menemukannya… MuslimPrayer di Bandara Bangkok ini sungguh jauh berbeda dengan Mushola yang saya temui di Soekarno Hatta… disini tempatnya bersih dan besar, serta terlepat di tengah… bukan di podjokan seperti yang biasa kita temui di Indonesia. (hiks…)

Akhirnya pukul 05.30 kami mulai antri di pembelian tiket ke HatYai dan tepat pukul 07.15 Pesawat FD3131 tinggallandas menuju ke HatYai.  1 1/2 jam berada di pesawat akhirnya terlihat kawasan Thailand Selatan ini… alhamdulillah kami mendarat dengan mulus,… setelah proses Klaim bagasi kami keluar bandara dan menunggu jemputan.  begitu penjemput datang (his name is Soo) kami meluncur ke Apartemennya untuk sekedar mandi dan ganti sepatu, setelah itu langsung menuju ke sebuah perusahaan di dekat perbatasan Malaysia, untuk melakukan survey lapangan di lokasi tersebut.  Setelah data kami peroleh akhirnya pukul 15.30 kami meluncur ke Hotel Paradise, sebelah Barat kota HatYai… dan akhirnya bisa istirahat nyenyak setelah sebelumnya sedikit jalan jalan di kota HatYai.

Pagi tadi, hari Jumat kami keluar sendiri dengan menggunakan Thux thux, kendaraan macam bemo, atau angkot namun rutenya seperti taxi (sekemauan penumpangnya) namun bayarnya per kepala… pagi itu kami keluar dalam rangka mencari kabel UTP yang memang belum kami bawa dari Indonesia.  Menjelang Dhuhur / Jum`at-an kami sudah berada di Ht. Paradise.

Di Hat Yai ini ada satu persoalan bagi saya, yaitu kendala bahasa…. orang sini sama sekali tidak mengenal Bahasa Inggris…. hiks… namun sedikit tau bahasa Melayu… lumayan laah… walopun mereka sendiri tidak bisa mengucapkan… (nah looo masalah lagi kan…) akhirnya bahasa tubuh, inggris dan melayu menjadi campur aduk untuk membuat mereka tahu apa yg kami butuhkan….

Sudah cape…hehehe karena besok mulai kerja…

Offline selama seminggu

InsyaAlloh saya berencana offline dulu selama satu minggu ini, terhitung per 28 Mei 2008.  Sehingga jika ada keperluan silahkan tinggalkan pesan di sini atau ke email.

Kemana ? tunggu aja laporan di blog ini.

Winbox pada BlankOn 3 / Ubuntu 8.04

Menanggapi tema di milis Ubuntu-Semarang tentang wine yang ngga jalan di Hardy, maka berikut ini trik cara agar wine anda bisa menjalankan winbox di ubuntu 8.04 an derivasinya.

Saya menjalankannya di BlankOn 3 Minimalist

  • Install wine standart ubuntu 8.04

$ sudo apt-get install wine

  • jalankan winbox via wine
  • Remove wine jika memang winbox mengalami freeze / beku

$ sudo apt-get remove wine

  • donload wine versi wine_0.9.22-0ubuntu3_i386.deb
  • buka terminal / konsole

hakim@hakim-laptop:~/Desktop$ sudo dpkg -i –ignore-depends=libldap2,libartsc0 wine_0.9.22-0ubuntu3_i386.deb
(Sedang membaca basis data …99382 berkas dan direktori telah terpasang.)
Bersiap-siap mengganti wine 0.9.22-0ubuntu3 (dengan wine_0.9.22-0ubuntu3_i386.deb) …
Sedang membuka pengganti wine …

Sedang menyetel wine (0.9.22-0ubuntu3) …

Processing triggers for libc6 …
ldconfig deferred processing now taking place

Jadi sepertinya rekan rekan sudah selayaknya jangan ragu untuk mencoba BlankOn 3 ini dan tinggalkan produk ilegal di laptop anda…. hehehe